Actions
  • shareshare
  • link
  • cite
  • add
add
auto_awesome_motion View all 2 versions
Publication . Article . 2021

SADRANAN TRADISI TERGERUS PANDEMI (STUDI KASUS : DESA KARANGGUDE KULON)

Midah, Jihan Kha;
Published: 31 Dec 2021 Journal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Bangka Belitung, volume 8, pages 94-97 (issn: 2407-5027, eissn: 2622-6448, Copyright policy )
Publisher: Universitas Bangka Belitung
Abstract

Tradisi merupakan warisan masa lalu yang hidup dan terwariskan di tengah-tengah masyarakat, yang berisi rangkaian gagasan dan cita-cita cita-cita bersama serta memuat beberapa aturan tentang cita-cita hidup berdampingan dalam masyarakat.. Tradisini sadranan merupakan akultrasi budaya berupa bidaya leluhur dan budaya islami. Tradisi Sadranan adalah tradisi Islam di Jawa. Istilah Islam Jawa dalam konteks karya ini dipahami sebagai sistem kepercayaan dan peribadatan lokal yang berbeda dengan tradisi Islam pada umumnya.Tradisi ini dilaksankan rutin satu tahun sekali setiap tahunnya. Namun, setelah merambahnya pandemi virus covid 19 di Indonesia yang mulai ramai diperbincangkan mulai tahn 2020. Berdampak pada kegiatan bermasyarakat yang mengumpulkan masa banyak mulai di kurangi bahkan dilarang, sesai dengan kebikalan pemerintah guna pencegahan terhadap persebaran virus tersebut. Salah satu kebijakan yang dikeluarkan pemerintah yakni dengan adanya PSBB. Pandemi global yang melanda bukan hanya dari bidang ekonomi namun pada sektor sosial dan budaya serta bidang lainnya. Selain dari faktor kebijakan pemerintah yang menyebabkan tergerusnya tradisi sadranan di Desa Karanggude Kulon, ada juga faktor dari masyarakat yang takut akan bahaya dari virus corona.

Related to Research communities
Download from
question_mark
moresidebar