research product . 2016

Tinggalan Batu Dulang di Situs Alang Assaude, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku

Surbakti, Karyamantha;
Open Access Indonesian
  • Published: 01 May 2016
  • Country: Indonesia
Abstract
Batu dulang at Alang Assaude Village, Waisala District, West Seram Regency is still in-situ. in archaeology, such type of stone object is known as batu meja (table stone) or dolmen. This research is an attempt to view batu dulang in a holistic way, to see whether the utilization still shows elements of Megalithic tradition, which concept is ancestor worship. in other words, this research aimed at determining whether the objects are living monuments. Data collecting is done through surveys, observations, and interviews. The result reveals that putting coins on batu dulang are done by the local communities as an act to respect their inheritance from their ancestors. As a conclusion, the Megalithic aspect of batu dulang lies in the formal dimension, but they no longer used as the media for certain religion (death monument).
Batu dulang di Desa Alang Assaude, Kecamatan Waisala, Kabupaten Seram Bagian Barat masih insitu. Dalam khasanah arkeologi batu ini dikenal dengan istilah batu meja ataupun dolmen. Penelitian ini merupakan upaya dalam melihat tinggalan batudulang secara holistik, apakah penggunaannya masih menunjukkan tradisi megalitik yang berkonsep terhadap pemujaan roh leluhur (living monument). Pengumpulan data dilakukan melalui survei, observasi, dan wawancara. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa uang koin di batu dulang merupakan perlakuan masyarakat setempat sebagai upaya untuk menghargai tinggalan leluhur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa aspek megalitik batu dulang terletak pada dimensi bentuk, namun bukan digunakan sebagai media untuk keperluan religi tertentu (death monument).
Subjects
free text keywords: Indonesia, coins, Megalithic aspect, batu dulang, Megalitik, Arkeologi
Related Organizations
Communities
  • Digital Humanities and Cultural Heritage
Download from
Open Access
Neliti
2016
Providers: Neliti
Any information missing or wrong?Report an Issue