research product . 2018

Produksi dan Reproduksi Memori: Pengalaman Keluarga Eks Tahanan Politik Pki di Sulawesi Selatan

Ahmad, T. (Taufik);
Open Access Indonesian
  • Published: 01 Jan 2018
  • Publisher: Balai Pelestarian Nilai Budaya Sulawesi Selatan
  • Country: Indonesia
Abstract
Pergeseran politik dari rezim Orde Baru ke era reformasi pada dasarnya telah memberi ruang gerak lebih luas kepada eks tapol untuk mereproduksi memori trauma dalam bentuk formal. Jika era Order Baru produksi memori eks tapol hanya dalam lingkunga keluarga, maka di era reformasi mereka mentransmisikan memori ke post-memori dengan cara lebih terbuka. Artikel ini mencoba untuk melihat produksi dan reproduksi memori dengan mengambil kasus dua keluarga eks tahanan politik (Tapol) PKI di Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan metodologi sejarah dan menekankan pada proses, studi ini membuktikan bahwa produksi memori tapol diekspresikan melalui catatan-catatan harian, surat-surat, dan sketsa. Memori tersebut kemudian ditransmisikan ke generasi post-memori melalui cerita-cerita keluarga, gambar dan prilaku seharihari. Selanjutnya, generasi post-memori mereproduksi dan menerjemahkan ulang warisan memori tersebut di tengah Perubahan-Perubahan sosial politik. Konteks ini mengindikasikan bahwa pada masa Orde Baru, memori eks tapol hanya menjadi bagian dari domestic memory, kemudian berubah menjadi public memory yang diartikulasikan secara terbuka di era reformasi. Akan tetapi, terdapat cara-cara yang berbeda setiap tapol dalam memproduksi dan mentransmisikan memorinya. Latar belakang eks tapol; Pendidikan, kehidupan keluarga, dan aktivitas di masa lalu, memberi pengaruh signifikan terhadap pilihan-pilihan dalam menentukan model transmisi memori.
Subjects
free text keywords: Indonesia, History, memori, post-memory, tahanan politik, Sulawesi Selatan
Related Organizations
Communities
  • Digital Humanities and Cultural Heritage
  • Social Science and Humanities
Download from
Open Access
Neliti
2018
Providers: Neliti
Any information missing or wrong?Report an Issue